Jumat, 26 Februari 2021

Perjalanan hidup

Edit Posted by with No comments
 


Dalam menjalani hidup, setiap orang akan menemui berbagai hambatan dan rintangan. Hanya saja hambatan dan rintangan yang dihadapi oleh setiap orang tidak akan sama. Ada yang harus menghadapi jalanan yang berkerikil, dan ada juga yang sedang berusaha menyeberangi derasnya arus sungai.

Tak jarang kita mengeluh akan beratnya rintangan hidup yang sedang kita hadapi. Apalagi jika kita melihat bagaimana orang lain bergerak maju tanpa hambatan yang menyulitkan mereka. Padahal, sebelum mendapatkan kemudahan, mereka juga berjuang menghadapi rintangan mereka sendiri.

Tidak perlu membandingkan dengan orang lain. Cukup jadikan mereka yang berhasil melewati rintangan hidup sebagai motivasi dan inspirasi. Kita hanya perlu fokus pada masalah yang sedang kita hadapi dan bersiap untuk rintangan yang akan datang.

Bagi yang saat ini sedang menghadapi rintangan dalam proses perjalanan hidup, kata-kata perjalanan hidup bisa menemani dalam menemukan motivasi untuk tetap semangat. Berikut ini, kata-kata perjalanan hidup untuk penyemangat dalam menghadapi masalah hidup.

Senin, 05 November 2018

Bijak

Edit Posted by with 2 comments







Tak seorangpun sempurna, mereka yang mau belajar dari kesalahan, adalah bijak”.
“Bila kita mengisi hati kita dengan penyesalan untuk masa lalu dan kekhawatiran untuk masa depan, kita tak memiliki hari ini untuk kita syukuri”.
“Tidak perlu merisaukan kedatangan masa depan, karena ia pasti datang, dan ia datang dalam potongan hari. Maka jadikanlah setiap hari bernilai, karena yakinlah akan satu hal, semua telah digariskan oleh Allah”.
“Tuliskan rencana hidupmu dengan sebuah pensil, akan tetapi berikan penghapusnya pada Allah, izinkan Dia menghapus bagian-bagian yang salah dan menggantikannya dengan Rencana Allah yang indah di dalam hidupmu”.
“Keindahan hidup bukanlah tergantung pada bagaimana bahagianya dirimu, tetapi terletak pada bagaimana bahagianya orang lain karena dirimu”.
“Kegembiraan hidup seseorang bukan karena berapa banyak materi yang dimilikinya, tapi karena sedikitnya saling berhitungan dengan orang lain”.
“Memiliki uang banyak belum tentu suatu kegembiraan, hati tanpa dosa yang membuat kehidupan damai tentram”.
“Hati-hati dalam memilih hati, karena hati yang tidak hati-hati, seringkali disakiti oleh hati yang kurang hati-hati”.
“Akan terasa indah ketika satu orang menyayangi kita, 
Terasa lebih baik ketika satu orang merindukan kita, 
Tapi yang terbaik adalah ketika satu orang tidak pernah melupakan kita”.
“Sebuah gelas yang sumbing pinggirnya, jika dipandang dari sudut yang lain, maka gelas itu tetap merupakan sebuah lingkaran”.
“Lebih baik bekerja keras dan benar-benar melakukannya daripada berkemampuan tapi tidak melakukannya sama sekali”.
“Orang yang selalu mencari-cari alasan bagi pembenaran dirinya, tidak akan memperoleh kemajuan untuk selamanya”.
“Mata manusia berada di bagian depan, hanya dapat melihat kekurangan orang lain, maka sama sekali tidak bisa melihat kekurangan diri sendiri”.
“Bila tabiat dan ucapannya tidak baik, maka hati sebaik apapun, tidak dapat dikategorikan sebagai orang baik”.
“Permasalahan sukar dan sulit diputuskan dalam hidup adalah suatu “cobaan”.
“Jadikanlah permasalahan sebagai pelajaran dan pujian sebagai peringatan untuk mawas diri”.
“Renungkanlah selalu kesalahan yang pernah kita lakukan. Jangan gunjingkan permasalahan orang lain dalam pembicaraan”.
“Sedikit berbicara adalah lebih baik, akan lebih baik jika hanya membicarakan hal-hal yang bermanfaat”.
“Dua hal yang tidak bisa ditunda dalam hidup; berbakti kepada orang tua dan melakukan kebajikan bagi sesama”.
“Jangan bersusah hati karena orang tidak mengenalmu, tapi berusahalah agar kamu pantas dikenal”.
“Jangan membuang waktu semenitpun untuk memikirkan orang-orang yang tidak kita sukai”.
“Jangan katakan semua yang diketahui tetapi ketahuilah semua apa yang dikatakan”.
“Jangan “membeli” teman dengan hadiah, jika anda berhenti memberi maka mereka pun berhenti menyayangi”.
“Sahabat sejati menaruh kasih sayang setiap waktu dan menjadi saudara dalam kesukaran”.